Code Complexity Analyzer
Tempel kode apa pun untuk mendapatkan laporan wawasan lengkap — metrik utama, rincian statistik, peringatan, dan saran perbaikan. Semua diproses di perangkat Anda.
Semua proses berjalan di browser Anda. Data tidak pernah dikirim ke server kami.
Contoh
Contoh Input
function f(){ if(x){ for(..){ while(..){} } } }Contoh Output
kompleksitas, kedalaman, baris
Cara Penggunaan
- 1Tempel kode apa pun yang ingin dianalisis ke kolom input.
- 2Jika tersedia opsi (mis. dialek SQL atau flag regex), atur sesuai kebutuhan.
- 3Klik Analisis (atau tekan Ctrl+Enter).
- 4Baca laporannya: kartu metrik utama, rincian statistik, peringatan, dan rekomendasi.
Tentang Code Complexity Analyzer
Code Complexity Analyzer memberi metrik berbasis teks yang bahasa-agnostik: baris kode/komentar/kosong, perkiraan kompleksitas siklomatik, kedalaman indentasi maksimum, baris terpanjang, dan jumlah baris >120 karakter.
Berguna untuk gambaran cepat kerumitan kode dalam bahasa apa pun (saat parser khusus tidak tersedia). Memberi peringatan untuk kode yang terlalu bersarang atau kompleks.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah data saya dikirim ke server?
Tidak. Seluruh analisis berjalan di browser Anda dengan JavaScript. Tidak ada yang diunggah, dicatat, atau disimpan di server kami — aman untuk data sensitif.
Apa bedanya analyzer ini dengan parser, validator, atau viewer?
Analyzer menghasilkan laporan wawasan — metrik, statistik, peringatan, dan rekomendasi — untuk membantu Anda menilai kualitas atau karakteristik input. Parser menguraikan jadi struktur, validator memberi vonis benar/salah, dan viewer hanya menampilkan. Analyzer fokus pada "seberapa baik / apa karakteristiknya".