Auto-Detect Format Parser
Tempel input apa pun untuk menguraikannya menjadi komponen yang mudah dibaca — lengkap dengan rincian field dan, jika relevan, pohon strukturnya. Semua diproses di perangkat Anda.
Semua proses berjalan di browser Anda. Data tidak pernah dikirim ke server kami.
Contoh
Contoh Input
{ "a": 1 }Contoh Output
JSON (valid JSON.parse)
Cara Penggunaan
- 1Tempel input apa pun yang ingin diuraikan ke dalam kolom input.
- 2Jika tool meminta kolom tambahan (mis. JSON Pointer atau JSONPath), isi juga.
- 3Klik Parse (atau tekan Ctrl+Enter).
- 4Lihat rincian komponen di tab Komponen, struktur pohon di tab Pohon (jika ada), dan JSON ternormalisasi di tab JSON. Klik Salin untuk menyalin JSON-nya.
Tentang Auto-Detect Format Parser
Auto-Detect Format menebak format sebuah input dengan menganalisis strukturnya: JSON, XML/HTML, YAML, INI/TOML, .env, CSV, JWT, URL, Unix timestamp, alamat MAC, SemVer, cron, atau PEM. Tool menampilkan semua kemungkinan beserta alasannya.
Berguna ketika Anda menerima data yang tidak diketahui formatnya dan ingin tahu parser mana yang harus dipakai.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apakah data saya dikirim ke server?
Tidak. Seluruh proses penguraian (parsing) dilakukan di browser Anda dengan JavaScript. Tidak ada yang diunggah, dicatat, atau disimpan di server kami — aman untuk data sensitif.
Apa bedanya parser ini dengan validator atau formatter?
Parser mengubah input mentah menjadi struktur komponennya sehingga Anda bisa melihat bagian-bagian penyusunnya (dan, untuk kode, pohon AST/DOM-nya). Validator hanya memeriksa benar/salah, sedangkan formatter merapikan tampilannya. Parser berfokus pada "apa isi dan strukturnya".